DKI Beri Promosi Lurah & Camat Peraih Penghargaan Lingkungan

Filani Olyvia, CNN Indonesia | Kamis, 03/08/2017 23:22 WIB
Sekda DKI Jakarta bakal memasukkan apresiasi berupa rencana promosi bagi lurah dan camat yang wilayahnya mendapatkan penghargaan lingkungan. Ilustrasi lingkungan di DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal memberikan promosi bagi lurah dan camat yang wilayahya meraih penghargaan lingkungan tahun ini.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan promosi itu adalah bentuk apresiasi kepada pimpinan wilayah di DKI Jakarta sehingga meraih penghargaan bergengsi tingkat nasional.

"Lurah misalnya, posisinya sekarang kan eselon IV A. Sekarang bisa (dipromosikan) ke eselon III B, jadi sekretaris camat atau kepala bagian di kantor wali kota," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/8).


Saefullah mengatakan penghargaan yang diberikan dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2017 Tingkat Nasional pada 2 Agustus lalu itu tak lepas dari kerja keras lurah dan camat setempat.

"Jadi, ini bentuk apresiasi kami atas prestasi mereka. Tidak gampang membina lingkungan sampai mendapat penghargaan nasional," katanya.

Rencana promosi ini, kata Saefullah, akan dimasukkan dalam rekomendasi Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat).

"Jadi, begitu ada Baperjakat, lurah atau camat yang berhasil ini akan dipromosikan satu tingkat," imbuhnya.

Dalam puncak peringatan hari lingkungan hidup sedunia 2017 tengah pekan ini, beberapa wilayah di Jakarta memenangkan Program Kampung Iklim tingkat nasional. Program itu adalah langkah dalam memperkuat aksi nyata di tingkat lokal yang dapat berkontribusi pada upaya mengurangi emisi gas rumah kaca.

Wilayah yang mendapat penghargaan itu antara lain antara lain RW 07 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, RW 03 Kelurahan Rawajati, dan RW 06 Kelurahan Kebon Kosong.

Selain itu, kota Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan kembali mendapatkan Adipura.

Terkait Adipura yang didapatkan wilayahnya, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan itu berkat kerja keras para pekerja harian lepas (PHL) dan partisipasi masyarakat sendiri untuk menjaga lingkungannya.

"Setelah kemarin (2016) kami dapat penghargaan Adipura, ternyata sekarang bisa kami pertahankan. Hasil ini akan jadi standar kami, untuk nantinya terus kami tingkatkan," ujar Mangara seusai menyerahkan piala Adipura di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/8).

DKI Beri Promosi Lurah & Camat Peraih Penghargaan LingkunganPekerja harian lepas seperti yang pasukan oranye ini menjadi salah satu ujung tombak pemerintah provinsi DKI Jakarta menjaga kebersihan lingkungan. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Menurutnya, penghargaan ini berhasil diperoleh Pemkot Jakarta Pusat setelah bekerja keras melakukan berbagai upaya perlindungan dan pengelolaan di bidang lingkungan hidup. Dalam bidang pengelolaan sampah, Pemkot Jakarta Pusat, kata Mangara, sudah berhasil mendorong peningkatan peran serta masyarakat untuk melaksanakan program bank sampah.

"Kami sudah mempunyai 126 bank sampah di Jakarta Pusat. Seluruh kantor pemerintah wajib mempunyai bank sampah, seluruh sekolah juga," kata dia.

Selain itu pada puncak hari lingkungan hidup tersebut ada beberapa sekolah di ibu kota Republik Indonesia itu yang mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri. Sekolah yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah SDN Wijaya Kusuma 02 di Jakarta Barat, SDN Kebon Jeruk 11 di Jakarta Barat, SMKN 27 di Jakarta Pusat, dan SMPN 140 di Jakarta Utara.

Untuk tingkat individu, warga DKI Jakarta ada yang berhasil mendapatkan penghargaan kalpataru yaitu Mahariah dari Kepulauan Seribu.
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK