Demokrat Buka Peluang Koalisi dengan PDIP

M Andika Putra, CNN Indonesia | Jumat, 11/08/2017 00:03 WIB
Demokrat Buka Peluang Koalisi dengan PDIP Partai Demokrat dan PDIP sudah berkoalisi pada Pilkada Aceh dan Pilkada Kabupaten Kulonprogo pada tahun ini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Demokrat membuka peluang koalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung pada 2019 mendatang. Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo.

Roy menjelaskan, Demokrat dan PDIP berkoalisi pada Pilkada Aceh 2017. Koalisi juga terjadi saat Pilkada Kabupaten Kulonprogo 2017.

"Artinya kalau di daerah bisa akrab, kenapa di pusat tidak. Makanya, hari ini kita mulai gerakan bersama bangun bangsa ini," kata Roy Suryo di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).


Roy menjelaskan tidak semua pemilu berlangsung panas antara partai politik, seperti Pilkada DKI 2017. Menurutnya, hubungan antara partai politik tetap sejuk walau berbeda pilihan saat Pilkada.

Mantan menteri pemuda dan olahraga itu berharap ke depan politisi tidak saling serang walau bersenrangan. Ia mengaku sudah tak lagi menyerang lawan politik lewat media sosial.

"Kami tidak pada masanya saling serang, sekarang yang kita perlu adalah bangun bangsa," kata Roy.
Sebagai informasi, pada hari ini Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan The Yudhoyono Institue (TYI). Pembentukan lembaga itu bertujuan menyiapkan pemimpin masa depan dengan bekal pemikiran.

Siang tadi AHY juga bertandang ke Istana Negara untuk mengundang keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan meminta restu. Ia juga sempat bertemu dengan anak Jokowi, Gibran Rakabuming.
Roy membantah pembentukan TYI merupakan modal AHY untuk maju sebagai calon presiden. Namun ia tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi.

"Masih jauh panggang dari api (AHY menjadi calon presiden), tapi semua bisa terjadi," kata Roy.