Video itu dibuka dengan Anggaran Dasar FPI yang memuat asas, akidah dan mazhab yang dianut ormas tersebut. Selain itu, visi dan misi organisasi FPI juga ditampilkan dalam video itu, yaitu penerapan syariat Islam secara kaffah atau menyeluruh, di bawah naungan Khilafah Islamiyyah menurut Manhaj Nubuwwah, melalui pelaksanaan dakwah, penegakan hisbah dan pengamalan jihad.
Dalam dokumen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FPI yang diterima CNNIndonesia.com, dijelaskan tentang pengertian visi dan misi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun isi video itu menerangkan bahwa konsep penegakan Khilafah Islamiyyah saat ini diperjuangkan FPI bukan dilakukan dengan menghapus NKRI dan negara-negara Islam lainnya, seperti Saudi Arabia, Mesir, Yaman, Turki, Pakistan, Malaysia, Brunei, dan sebagainya.
FPI tak gentar mengampanyekan penegakan Khilafah Islamiyah. (CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani) |
Langkah itu antara lain; Peningkatan fungsi dan peran OKI; Pembentukan parlemen bersama dunia Islam; Pembentukan pasar bersama dunia Islam; Pembentukan pakta pertahanan bersama dunia Islam; Penyatuan mata uang dunia Islam.
Lima langkah lainnya yaitu; Penghapusan paspor dan visa antardunia Islam; Kemudahan asimilasi perkawinan antardunia Islam; Penyeragaman kurikulum pendidikan agama dan umum dunia Islam; Pembuatan satelit komunikasi bersama dunia Islam; serta pendirian mahkamah Islam internasional.
Sepuluh langkah itu juga dicantumkan dalam video ceramah Rizieq. Namun di bawah upaya strategis itu, FPI menegaskan tetap setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
“Tekad FPI agar ke depan NKRI bisa memimpin dunia Islam karena NKRI adalah negara mayoritas muslim terbesar dan terluas di dunia,” sebagaimana tertulis di video tersebut.
Rizieq menyampaikan, khilafah pasti berdiri tegak ketika Imam Mahdi datang ke muka bumi pada akhir zaman. Periode inilah yang disebut sebagai Khilafah Islamiyyah menurut Manhaj Nubuwwah.
Namun dia tak berani memastikan bahwa khilafah bisa ditegakkan pada zaman sekarang, ketika Imam Mahdi belum datang. Penegakan khilafah pada periode inilah yang menjadi perdebatan di kalangan umat Islam.
Konsep khilafah milik Hizbut Tahrir Indonesia relatif berbeda dengan konsep yang dimiliki FPI. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman) |
Rizieq juga menyinggung penegakan khilafah yang diusung HTI. Meski memuji perjuangan HTI dalam sosialisasi terkait khilafah, namun menurutnya, FPI memiliki perbedaan jalan dalam mewujudkan sistem tersebut.
“HTI punya proposal untuk pendirian khilafah memang sangat idealis, sangat bagus, itu tidak kita pungkiri. Memang seperti itu yang kita inginkan,” kata Rizieq.
“Hanya saja kita di Front Pembela Islam menginginkan, tesis soal khilafah yang sudah begitu bagus, yang luar biasa, di dalam pelaksanaan untuk mewujudkannya jangan kita menolak kenyataan yang ada,” tambahnya.
Rizieq mengatakan, kenyataan yang ada saat ini umat Islam di dunia sedang terpecah belah menjadi banyak negara. Jumlahnya mencapai lebih dari 125 negara.
Dia tak mempersoalkan kepemimpinan negara-negara berpenduduk mayoritas Islam, asalkan mereka terus membangun kerja sama agar di kemudian hari mudah disatukan di bawah bendera khilafah.
“FPI mencoba berpikir realistis. Enggak gampang menyatukan negara-negara (Islam). Kami setuju prinsip HTI, khilafah harus tegak. Cuma yang jadi persoalan, bagaimana cara menegakkannya,” katanya. (asa)
FPI tak gentar mengampanyekan penegakan Khilafah Islamiyah. (CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani)
Konsep khilafah milik Hizbut Tahrir Indonesia relatif berbeda dengan konsep yang dimiliki FPI. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Taklim bulanan digelar di rumah Rizieq Shihab, tak jauh dari Sekretariat DPP FPI, Petamburan, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)
Pengajian sering digelar di markas FPI di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)