Dalam SPDP itu, belum disebutkan bahwa Novel berstatus Novel.
"Belum (berstatus tersangka)," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Adi Deriyan melalui pesan singkat kepada CNN Indonesia.com, Jumat (1/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nirwan mengatakan, SPDP itu terkait laporan Aris Budiman yang mengadukan telah terjadi pencemaran nama baik dan penghinaan melalui email yang dilakukan
Novel Baswedan pada tanggal 14 Februari 2017 dengan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik atau penghinaan atau fitnah melalui media elektronik.
Sementara itu, kuasa hukum Novel Baswedan Haris Azhar Azis mengklaim telah mendapat informasi bahwa kliennya telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
"Sudah tahu sejak kemarin pagi," kata Haris.
Aris Budiman melaporkan Novel pada Minggu (13/8) lalu. Aris merasa dihina dan dicemarkan nama baiknya. Saat melaporkan, Aris membawa bukti email dari Novel.
Aris Budiman menjadi sorotan setelah dia dinilai telah melanggar aturan internal KPK setelah dirinya secara sepihak memenuhi undangan rapat bersama Pansus Hak Angket untuk KPK.