Novel masih menjalani proses pemulihan di Singapura. Sedangkan Jokowi pada 6-7 September lalu melakukan kunjungan kerja kenegaraan ke negara tersebut.
"Tidak Ada (Komunikasi)," ujar Rina usai mengadakan pengajian di rumahnya, Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (11/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi akan dikoordinasikan ulang dari istana pesannya," ucap Rina.
Jokowi bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam kunjungan kenegaraan beberapa waktu lalu. (REUTERS/Edgar Su) |
"Kasus ini sudah berjalan 5 bulan, tapi belum terungkap, belum ada titik terang," ujar Rina.
Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal di depan rumahnya usai salat Subuh 11 April lalu.
Hingga kini, atau setelah lima bulan, kepolisian masih belum menemukan titik terang siapa pelaku, motif, dan aktor intelektual di balik penyerangan tersebut.
Kondisi Novel sendiri cukup memprihatinkan meski terus berangsur baik.
Tercatat ada dua laporan yang ditujukan atas Novel. Laporan pertama datang dari Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Aris Budiman dan laporan kedua datang dari Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Besar Erwanto Kurniadi.
