Hari ini kepolisian menggelar rekonstruksi kasus serta pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk siswi SD yang mengaku akan diculik.
"Kesimpulan penyidikan kami video pengakuan PI yang viral dan beredar luas di media sosial itu tidak benar," kata Wakil Kepala Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Barat Komisaris Ivers Manossoh di Polsek Tanjung Duren, Jakarta, Kamis (14/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adegan 14-15 kami temukan ketidaksesuaian pengakuan si anak dengan rekaman CCTV," ujar Ivers.
Lihat juga:Agar Anak Tak Jadi Korban Penculikan |
"Terlihat dalam CCTV tukang parkir ini dia mengarahkan dengan memegang belakang kepala si anak ini agar segera pergi karena pintu mau dibuka. Dari rekaman CCTV sama sekali tidak ada tindakan penculikan," tutur Ivers.
Selain itu dalam CCTV diketahui, PI tidak menggigit tukang parkir tersebut. Namun saat diminta menyingkir, PI langsung berlari menjauh, "Mungkin ada beda persepsi, anak takut karena setelah itu pintu terbuka dan ada orang keluar dari mobil," katanya.