Revitalisasi Pasar Senen Masih Belum Jelas Pascakebakaran

Tiara Sutari , CNN Indonesia | Selasa, 19/09/2017 10:44 WIB
Revitalisasi Pasar Senen Masih Belum Jelas Pascakebakaran Kondisi bangunan Pasar Senen, di Jakarta, Senin (15/9). Pemprov DKI Jakarta siapkan anggaran Rp116,9 miliar untuk revitalisasi Pasar Senen. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasar Senen yang sempat terbakar pada Januari lalu sudah mulai dibongkar, namun rencana merevitalisasi pusat perbelanjaan itu hingga kini masih belum ada kejelasan.

Senin pekan lalu, puing-puing bekas kebakaran di kawasan itu telah mulai diratakan dengan tanah. Direktur PT Pembangunan Jaya, Sutopo Kristanto membenarkan hal tersebut.

Dia mengatakan pembongkaran area Pasar Senen telah dimulai dengan meruntuhkan bangunan di Blok I dan Blok II yang sebelumnya sempat terbakar.

"Iya sudah diratakan untuk dibangun kembali," kata Sutopo saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui telepon, Senin (18/9).
Sutopo menyebut hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapan pembangunan pasar akan dimulai. Tahap pembangunan baru sebatas perencanaan desain.

"Diratakan dulu. Proses pembangunan kan harus ada proses perencanaan, desain, segala macam. Ini sekarang lagi dibikin, paling awal tahun depan baru dimulai pembangunan," kata Sutopo.

Lebih lanjut, dia menampik program revitalisasi Pasar Senen menghabiskan dana hingga Rp116 miliar. Ia mengatakan besaran anggaran yang diperlukan belum dapat dipastikan.

"Belum tahu, desainnya juga belum jelas," kata dia.
Sudah Dibongkar, Revitalisasi Pasar Senen Masih Belum JelasKondisi bangunan Pasar Senen, Jakarta. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Koordinator TradeCenter, PT Pembangunan Jaya Real Properti, Edi Santoso selaku pengelola Pasar Senen menampik pembangunan akan dilakukan awal tahun 2018.

Menurut Edi, untuk melakukan pembangunan dibutuhkan izin yang pengurusannya bisa mencapai enam bulan paling lambat.

"Enggak bisa itu, awal tahun enggak bisa. Apalagi mau ganti Gubernur, pasti bisa lebih lama soal izin ini," kata dia.

Dia juga menjelaskan soal anggaran Rp116 miliar yang sempat disebut akan digunakan untuk revitalisasi pasar yang terbakar pada 19 Januari lalu. Dana itu, kata dia, merupakan jumlah keseluruhan tanggungan asuransi.

"Itu pertanggungan gedung, bohong kalau bilang itu total anggaran buat revitalisasi. Ini kan belum tahu, desain saja masih direncanakan," kata Edi.
Terkait desain, Edi memberi sedikit bocoran bahwa Pasar Senen belum bisa dipastikan akan terhubung dan berintegrasi dengan terminal atau pun stasiun kereta api.

Namun dia mengatakan desain baru akan mempertahankan unsur tradisional sebagai ciri khas Pasar Senen yang sudah mengakar di benak warga Jakarta.

"Ada peruntukannya, nanti yang jelas sisi tradisionalnya masih ada," kata dia.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta pada Jumat (15/9) menyebut revitalisasi Pasar Senen selambatnya harus sudah dilaksanakan akhir tahun ini. Pembangunannya sendiri kata Djarot akan diintegrasikan dengan pembangunan flat atau apartemen.

"Rencana akhir tahun ini, nanti di atasnya itu ada apartemen, pembiayaan sudah pasti dari uang asuransi itu," kata Djarot.