Panglima TNI Ziarah ke Timor Leste Usai dari Makam Soeharto

Oscar Ferry, CNN Indonesia | Selasa, 19/09/2017 13:17 WIB
Panglima TNI Ziarah ke Timor Leste Usai dari Makam Soeharto Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melakukan ziarah ke makam-makam mantan presiden Indonesia. Gatot dan rombongan kemudian akan ziarah ke Timor Leste. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melakukan 'road show' ziarah ke makam-makam mantan presiden Indonesia. Gatot dalam ziarah ini didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, dan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (19/9), Gatot dan rombongan memulai perjalanan ziarah ke makam Bung Karno di Bendogerit, Blitar dan makam Gus Dur di Tebu Ireng Jombang, Jawa Timur, Senin (18/9).

Gatot mengatakan, melaksanakan ziarah ke makam mantan Presiden RI merupakan salah satu rangkaian HUT Ke-72 TNI tahun 2017.


"Ziarah ke makam ini bermakna mengirimkan doa dan pewarisan nilai-nilai juang, karena beliau-beliau adalah pejuang-pejuang yang perlu dihargai pengorbannnya," katanya.

Gatot dan rombongan kemudian melanjutkan ziarah ke makam Soeharto di Kompleks Astana Giribangun, Karanganyar, Jateng, dan Panglima Sudirman di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta hari ini.

Terakhir, Gatot dan rombongann pada Rabu (20/9) akan ziarah ke Taman Makam Pahlawan prajurit-prajurit TNI di Dili dan Baucau. Dua wilayah yang dulu masuk wilayah NKRI itu kini sudah menjadi bagian Timor Leste.

Gatot mengatakan, para prajurit TNI yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Dili dan Baucau adalah prajurit yang gugur dalam melaksanakan tugas dengan ketulusan bahkan rela berkorban sampai nyawa mereka melayang.

"Ziarah ke Dili dan Baucau menunjukkan bahwa TNI sebagai institusi tidak melupakan prajurit-prajurit terbaik yang gugur dan dimakamkan di sana, karena tidak sempat dibawa pulang ke kampung halamannya, bahkan sampai sekarang banyak keluarga mereka yang tidak tahu dimana makamnya," ujar Gatot.