AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan dua pintu tersebut merupakan yang terbaru yang akan diberlakukan sistem pembayaran non tunai.
Menurut Heru, langkah ini terkait pengkondisian transaksi non tunai pembayaran tol jelang akhir Oktober. Pada tanggal 31 Oktober seluruh tol akan berlakukan transaksi non tunai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target PT Jasa Marga, 100 persen tol berlakukan transaksi non tunai pada akhir Oktober. Maka itu harus kita tambah terus jelang akhir Oktober secara bertahap," kata Heru.
Sebelumnya, Direktur Utama Jasa Marga Dessy Arryani mengatakan tidak akan memangkas jumlah petugas tol meski ada transaksi non tunai. Ketika transaksi secara tunai sudah resmi ditiadakan sepenuhnya, maka karyawan yang sebelumnya bertugas sebagai penjaga gerbang tol akan dialihkan ke unit kerja lain.
Manajemen mengklaim, pihaknya tengah mengkaji pemberdayaan sumber daya manusia yang ada seiring dengan penambahan panjang tol baru.
Sementara itu, operator jalan tol ini juga memastikan tidak semua gerbang tol memiliki fasilitas pengisian ulang saldo (top up). Pasalnya, kegiatan top up akan memakan waktu. Sementara, perseroan sengaja memberlakukan transaksi non tunai untuk mengurai kemacetan.