Batas Aman Gunung Agung dalam Radius 12 Kilometer

ANTARA, CNN Indonesia | Sabtu, 23/09/2017 10:05 WIB
Batas Aman Gunung Agung dalam Radius 12 Kilometer Warga membawa barang-barangnya untuk mengungsi dari Desa Sebudi yaitu salah satu desa terdekat dengan puncak Gunung Agung, Karangasem, Bali. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri ESDM Ignasius Jonan menegaskan bahwa masyarakat dan turis dilarang mendekat hingga radius 12 kilometer dari puncak Gunung Agung. Selain itu, bahaya erupsi juga perlu diantisipasi.

"Untuk radius aman sekurangnya 9 kilometer, tapi plus sektoral, seperti lembah dan sungai, itu yang aman ya 12 kilometer," kata Jonan di Karangasem, Bali, seperti yang dilansir dari Antara pada Sabtu (23/9).


Namun, kata Jonan, peningkatan status bukan berarti Gunung Agung dipastikan meletus. Melainkan untuk antisipasi agar tak banyak korban jiwa yang jatuh.


Didampingi pimpinan PVMBG, BNPB, Wabup Karangasem, dan BPBD, Jonan menjelaskan bahwa peningkatan status itu akan ditandai dengan dukungan dari pusat dan provinsi.


"Untuk logistik, akan ada dana cadangan penanggulangan bencana, namun kami juga akan dukung peralatan yang tak ada di sini, seperti sirine," kata Jonan.

Senada dengan Jonan, Kepala PVMBG Badan Geologi, Kementerian ESDM, Kasbani, mengatakan pihaknya akan menjalankan prosedur mengenai radius aman 12 kilometer itu.

"Kami juga sudah perintahkan pemda untuk melakukan evakuasi masyarakat secepatnya. Kami juga akan memasang tanda-tanda agar masyarakat tahu batas aman itu dan tidak masuk," kata Kasbani.

Berdasarkan informasi dari Pemkab Karangasem, bahwa dalam radius 6 kilometer berarti sebanyak 15.000 penduduk harus dievakuasi. Sedangkan dalam radius 12 kilometer itu sekitar 100.000 penduduk.


Rencananya, Sabtu (23/9) siang akan ada rapat koordinasi tingkat nasional membahas kondisi terakhir Gunung Agung. "Pak Menteri sudah memerintahkan pendirian Posko Nasional sebagai pendampingan pemkab," kata Kasbani.

Dalam kesempatan itu, BNPB memprediksi bila terjadi letusan Gunung Agung, maka besarnya letusan akan lebih besar daripada letusan Gunung Merapi pada 2010, sehingga perlu antisipasi yang lebih besar.

[Gambas:Video CNN]