“Tadi malam setelah saya dari Bali, (Panglima) sudah bertemu saya di Halim. Sudah dijelaskan,” kata Jokowi di JCC, Rabu (27/9).
Jokowi berkata, ia tidak akan mengomentari hal itu kembali sebab Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto telah meluruskan hal itu beberapa saat setelah menjadi polemik.
Lihat juga:Menhan Sudah Restui Senjata untuk BIN |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polemik ini bermula ketika Gatot menyampaikan temuan intelijen TNI dalam silaturahmi bersama purnawirawan TNI beberapa hari lalu.
Di sisi lain, Gatot juga dinilai menyerbu instansi lain sehingga dianggap sedang berpolitik dan keliru.
Tetapi, Wiranto menyatakan, pernyataan Gatot akibat masalah komunikasi yang tidak tuntas.
Setelah mengecek langsung kepada TNI dan Polri, Wiranto menuturkan, keadaan sesungguhnya adalah pembelian 500 pucuk senjata dari Pindad untuk sekolah intelijen.