Saat Gatot dan Jokowi Saling Bicara Kesetiaan di HUT TNI

Wishnugroho Akbar, CNN Indonesia | Kamis, 05/10/2017 13:34 WIB
Saat Gatot dan Jokowi Saling Bicara Kesetiaan di HUT TNI Presiden Jokowi dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sama-sama menyinggung loyalitas TNI saat pidato dalam HUT TNI ke-72. (REUTERS/Beawiharta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sama-sama berpidato dalam puncak peringatan HUT TNI ke-72 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten. Yang unik dalam pidato tersebut, keduanya sama-sama menyinggung soal loyalitas atau kesetiaan TNI.

HUT TNI kali ini mengusung tema Bersama Rakyat TNI Kuat. Jokowi yang bertindak sebagai inspektur upacara peringatan HUT TNI, berpidato terlebih dulu. 

Di hadapan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Jokowi mengutip pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman, mengingatkan seluruh prajurit TNI agar menjauhi politik praktis.
TNI, kata Jokowi, harus menerapkan politik berdasarkan kepentingan negara yang berarti menempatkan loyalitasnya hanya kepada rakyat, NKRI, dan pemerintahan yang sah.


"Bahwa politik tentara adalah politik negara, politik TNI adalah politik negara dan loyalitas tentara adalah hanya loyalitas untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Jokowi.

"Politik dan loyalitas itu berarti kesetiaan menjaga kepentingan rakyat, kesetiaan menjaga keutuhan dan kesatuan wilayah NKRI, kesetiaan pada pemerintah yang sah."

Tak hanya itu, Jokowi juga berpesan kepada TNI agar tidak memihak satu golongan politik pun.

Menurutnya, TNI harus berdiri di atas semua golongan dan tidak terkotak-kotak pada kepentingan politik yang sempit. "Dan tidak masuk kancah politik praktis."
Pidato Jokowi berlangsung selama sekitar 10 menit. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan atraksi militer dari prajurit TNI.

Atraksi militer TNI menampilkan parade alutsista, parade pasukan, latihan gabungan 3 matra, serta atraksi akrobatik dari Tim Jupiter TNI Angkatan Udara.

Selanjutnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mendapat giliran berpidato.

Gatot mengawali pidatonya dengan meminta maaf kepada masyarakat, termasuk Presiden Jokowi yang harus susah payah menghadiri acara puncak peringatan HUT TNI.

Jokowi diketahui berjalan kaki sejauh 2 kilometer untuk mencapai lokasi acara lantaran jalan di sekitar lokasi dipenuhi oleh warga dan kendaraan pribadi milik warga yang ingin menyaksikan langsung perayaan puncak HUT TNI.

Saat Gatot dan Jokowi Bicara soal Kesetiaan di HUT TNIPanglima TNI Jenderal Gatit Nurmanyo. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Setelah meminta maaf, Gatot pun ikut menyinggung soal loyalitas institusi yang ia pimpin.

Seolah membalas pidato Jokowi, Gatot di hadapan Jokowi meminta semua pihak tidak meragukan kesetiaan TNI.

Gatot menegaskan bahwa politik TNI adalah politik negara. Politik yang diabdikan bagi tegak kokohnya negara kesatuan Republik Indonesia.

"Serta taat pada atasan yaitu presiden RI yang dipilih secara sah sesuai dengan konstitusi. Sekali lagi, jangan ragukan TNI kesetiaannya," kata Gatot.
Pidato Gatot lebih singkat dari Jokowi. Usai berpidato, ia meminta Jokowi menyerahkan potongan tumpeng perayaan HUT TNI ke-72 kepada tiga orang perwakilan pejuang, dan prajurit TNI.

Salah satu pejuang yang mendapat potongan tumpeng itu  adalah Paimin, pejuang berusia 92 tahun yang ikut membantu operasi pembersihan sisa-sisa kader Partai Komunis Indonesia di Jawa Tengah.

HUT TNI kali ini memang diperingati di tengah isu seputar kebangkitan PKI, impor 5.000 senjata, dan sorotan kepada Jenderal Gatot yang dinilai sebagian kalangan telah melakukan manuver politik di ujung masa jabatannya.

Jenderal Gatot sendiri tak membantah dirinya telah berpolitik. Namun, seperti yang ia tegaskan dalam pidatonya di Cilegon, Gatot menyatakan bahwa politik yang ia lakoni dalam kapasitasnya sebagai Panglima TNI adalah politik negara, bukan politik praktis merebut kekuasaan.

"Panglima TNI pasti berpolitik, tapi politiknya negara, bukan politik praktis. Saya akan menjalankan tugas saya secara konstitusi," kata Gatot usai memimpin gladi resik puncak peringatan HUT TNI ke-72, Selasa.

[Gambas:Video CNN]