“Kami akan beri beasiswa. Karena yang kami tuju, perguruan tinggi terbaik bagi siswa santri dari Madura,” ujar Jokowi di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Minggu (8/10).
Lihat juga:Jokowi Ceramahi Santri Soal Bahaya Medsos |
Rencana itupun langsung dikoordinasikannya bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita memiliki SDA. Kalau SDM tidak dibenahi, kalah bersaing kita karena sekarang negara tanpa batas,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Jokowi menyatakan, pada dasarnya anak muda Indonesia pintar sebab kerap memenangkan pertandingan dan olimpiade internasional. Indonesia akan memenangkan kompetisi dan menguasai pasar apabila generasi muda benar-benar dipersiapkan matang dan difondasi dengan karakter baik.
“Jangan takut dengan mereka (negara lain). Jangan kebalik-balik tapi harus dipersiapkan dengan baik,” tutur mantan Wali Kota Solo ini.
Dalam Kunjungan Kerja Jokowi ke Jawa Timur kali ini, Jokowi mengagendakan kedatangannya di tiga pondok pesantren di Kabupaten Sumenep. Yakni, Ponpes Annuqoyah Guluk-Guluk, Ponpes Al-Amin di Kecamatan Pragaan, dan Ponpes Al-Karimiyah.
Terkait santri, Jokowi sebelumnya memberi keistimewaan dengan pencanangan Hari Santri setiap 22 Oktober, sejak 2015. Untuk peringatan tahun ini, PBNU mengusung tema Meneguhkan Peran Santri dalam Bela Negara, Menjaga Pancasila, dan NKRI.
Lihat juga:PBNU Sindir Muhammadiyah Soal Hari Santri |