"Saya kira minggu depan ini ketum akan mengumumkan sendiri tentang bagaimana bentuk revitalisasi yang dilakukan oleh Ketum dan akan dilaporkan di dalam rapat pleno DPP Partai Golkar," kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu (8/10) malam.
Pencopotan Yorrys tertuang dalam surat keputusan (SK) yang ditandatangani Novanto dan Idrus. Dalam surat yang beredar di kalangan wartawan, posisi Yorrys digantikan Letjen (Purn) Eko Wiratmoko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Golkar Roem Kono membantah jika revitalisasi hanya berkaitan dengan Yorrys yang vokal menyuarakan perubahan di tubuh Partai Beringin.
"Saya kira kita kan dulu ada hubungan historis antara TNI dan pegawai negeri. Jadi hubungan historis sampai sekarang masih terbangun," kata Roem di tempat yang sama.
Roem mengakui bahwa Eko baru saja pensiun dari kesatuan TNI tahun lalu. Meski baru bergabung, Roem menilai, mantan anggota Kopassus itu memiliki ketokohan sehingga layak dijadikan pengganti Yorrys.
"Ya itu kan ada pertimbangan, ketokohannya, popularitasnya, elektabilitas tinggi. Tidak usah jadi polemik," kata Roem.