Fahri Hamzah Minta Anies-Sandi Obati Luka Warga saat Pilkada

Abi Sarwanto , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 14:22 WIB
Fahri Hamzah Minta Anies-Sandi Obati Luka Warga saat Pilkada Syukuran bagi seluruh kelompok masyarakat dianggap bisa mengobati luka. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus Fahri Hamzah meminta gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno memberikan sinyal positif bagi semua pihak, bukan hanya untuk kelompok pendukungnya saja.

"Anies-Sandi harus mengobati semua luka yang kemarin muncul di pilkada dengan cara menyatukan kembali narasi, menyatukan kelompok yang terpisah," ujar Fahri, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/10).

Menurutnya, ada kecenderungan persatuan warga Jakarta terpecah usai pilkada lalu. Bahkan, kecenderungan perpecahan itu juga melanda daerah lain akibat Pilkada DKI Jakarta.


Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk menyatukan kembali masyarakat yang terbelah dengan cara menggelar acara syukuran bagi seluruh kelompok. Fahri mengatakan, Anies dan Sandi seharusnya tidak menjadi partisan satu kelompok usai resmi dilantik pada Senin (16/10) mendatang.

"Sekarang datanglah dia (Anies-Sandi) sebagai milik semua orang, milik seluruh bangsa, enggak boleh dia partisan," kata Wakil Ketua DPR RI itu. 

Selain itu, Fahri meminta Anies-Sandi melanjutkan hal positif dari pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam menjalankan tugasnya kelak.


"Tidak boleh jadi pemimpin yang punya dendam terhadap yang sudah lalu, seolah-olah mau menghapus yang sudah ada," kata Fahri.

Fahri Hamzah Minta Anies-Sandi Obati Luka Warga saat PilkadaFahri Hamzah meminta Anies-Sandi melanjutkan hal positif dari pemerintahan Ahok-Djarot. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Dengan demikian, lanjut Fahri, roda pemerintahan yang akan dijalankan selama lima tahun mendatang tidak menimbulkan ketegangan baru akibat sisa dari dinamika Pilkada yang berakhir awal tahun ini.

Anies-Sandi akan dilantik sebagai pemimpin baru ibu kota oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (16/10). Setelah dilantik, mereka akan melakukan serah terima jabatan dengan Djarot.

Sertijab dari Djarot kepada Anies-Sandi paling cepat dilakukan satu jam setelah pelantikan, dan selambat-lambatnya tiga hari pascapelantikan itu.

Sesuai rencana, Anies-Sandi akan menggelar selamatan bersama warga Jakarta di Balai Kota pada pukul 21.00 WIB. Acara tersebut dilangsungkan usai acara pelantikan, sertijab di Balai Kota dan Sidang Paripurna di DPRD DKI Jakarta.