Mertua Olla Ramlan Pimpin PPPI Daftar Peserta Pemilu

Ramadhan Rizki, CNN Indonesia | Selasa, 17/10/2017 04:56 WIB
Mertua Olla Ramlan Pimpin PPPI Daftar Peserta Pemilu Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI) yang dipimpin Daniel Hutapea, mertua artis Olla Ramlan, menambah deretan partai calon peserta Pemilu 2019. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI) sekaligus mertua artis sinetron Olla Ramlan, Daniel Hutapea mendaftarkan partainya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai calon peserta Pemilu 2019, Senin Malam (16/10).

Daniel berujar partainya memiliki program unggulan bernama Badan Pengentasan Pengangguran jika lolos sebagai peserta pemilu 2019 mendatang. Pihaknya bertekad menghapuskan pengangguran yang semakin masif di Indonesia.

"Jadi, ini partai harus memperjuangkan mewakili pengusaha dan pekerja. Tanpa pekerja pengusaha tidak ada apa-apanya, tanpa pengusaha pekerja tidak ada apa-apanya," tegas Daniel.


Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, sejumlah pengurus PPPI tiba di KPU RI sekitar pukul 22.02 WIB menggunakan seragam partai corak warna putih biru dan membawa puluhan boks berisi berkas pendaftaran.


Partai yang telah berdiri sejak 11 April 2002 ini mengaku bahwa perlengkapan berkas pendaftaran yang diantarkan ke KPU sudah lengkap.

Ayah dari pengusaha Aufar Hutapea ini berharap jika partainya lolos mengikuti pemilu 2019 mendatang, ia bisa menciptakan persatuan dan kesatuan para pekerja dan pengusaha di Indonesia.


PPPI mengaku tak gentar menghadapi para partai pesaing lainnya dan optimis banyak para pekerja di Indonesia akan memilihnya di Pemilu legislatif 2019 mendatang.

"Partai kami tidak khawatir dengan parpol peserta yg lain. Karena pekerja di Indonesia sekarang ini ada 75 persen punya kekuatan pemilih yang bisa memilih kita," ujarnya.

Daniel tak ambil pusing tentang pencalonan presiden di pemilu mendatang. Ia mengaku akan mendukung siapapun yang terpilih menjadi presiden.

"Target kami dapat mewakili dan mengusung presiden, mending dukung presiden yang terpilih saja lah," katanya.