“Kepada tokoh organisasi massa tolong duduk di depan menghadap ke jamaah,” kata Pendiri Pengajian Politik Islam Cholil Ridwan, di Masjid Al Azhar.
Ceramah dan pengajian tentang politik Islam disampaikan Pengajian Politik Islam (PPI) yang diketuai Hamdan Zoelva. Cholil mengatakan PPI dibentuk agar umat Islam melek politik, terutama politik Islam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“PPI dibentuk untuk menangkan partai politik Islam dan partai yang berpihak pada Islam dalam Pilkada maupun Pilpres. Jadi jelas kami bukan gerakan demo,” kata Cholil.
Sementara, kurang lebih ada tiga saf perempuan yang dipadati massa. Sebagian massa perempuan tersebar di beberapa titik saf.
Terlihat Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Al Khaththath dan Penasihat Presidium Alumni 212 Eggi Sudjana nampak di barisan depan. Mereka akan menjadi penceramah dalam acara ini.
Sebelumnya, Pembina Presidium Alumni 212 Kapitra Ampera mengatakan, dalam acara salat subuh berjamaah itu pihaknya mengundang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.
"Ada (tokoh partai yang diundang), yang pasti dekat dengan umat Islam, seperti PKS, Gerindra dan PAN. Iya (Prabowo dan Amien) diundang," kata Kapitra saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (3/11). (kid)