Atas kehadiran aparat kepolisian tersebut, KPK mengucapkan terima kasih kepada Polri.
"Kami berkoordinasi dengan Polri dan koordinasi berjalan sangat baik. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Polri tersebut," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (16/11) dini hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febri menuturkan, dari koordinasi itu KPK dan Polri telah mengantisipasi segala kemungkinan perkembangan situasi. Termasuk jika ada perlawanan dengan melibatkan pihak tertentu.
"Kalau ada kondisi-kondisi tertentu untuk pengamanan sudah ada upaya mitigasi sejak awal itu perlunya beberapa personel ditempatkan," ujar dia.
Lihat juga:KPK Minta Setya Novanto Menyerahkan Diri |
Pengamanan tersebut, menurut keterangan Febri, untuk mendukung upaya menangkap Novanto berdasarkan surat penangkapan yang telah diterbitkan.
Penyidik yang datang ke rumah Novanto tidak menemukan Ketua umum Partai Golkar itu. Keberadaan Novanto tidak diketahui.
Febri mengatakan, proses pencarian tengah dilakukan. "Sejauh ini kami belum menemukan dan proses pencarian masih dilakukan," kata dia.
Lihat juga:KPK Ungkap Alasan 'Geruduk' Rumah Setnov |
KPK menetapkan Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP untuk kedua kalinya berdasarkan surat perintah penyidikan (sprindik) tertanggal 31 Oktober 2017.
Dia diduga menyalahgunakan kewenangannya sehingga negara disinyalir dirugikan hingga Rp2,3 triliun. (wis/asa)