Jokowi berkata, dalam komunikasinya setiap hari bersama JK semua baik dan hanya seputar pekerjaan.
"Setiap hari ketemu. Kalau komunikasi urusan kerja. Tidak sampai urusan itu," ujar Jokowi di Balai Kartini, Senin (20/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum mendampingi Jokowi, ia telah lebih dahulu bersama Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Oktober 2004-20 Oktober 2009.
Meski demikian, ia berpendapat, wapres ideal untuk Jokowi setidaknya berasal dari luar Jawa. Jokowi yang nasionalis dinilai baik memiliki wapres religius. Hal itu guna memperluas cakupan pemilik suara.
Sebelumnya, politikus senior PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo berpendapat, JK cocok dan diharapkan menjadi ketua tim sukses atau tim pemenangan Jokowi pada 2019.