Keputusan itu diumumkan melalui akun Twitter resmi Garuda Indonesia. Masih melalui kicauan yang sama, konsumen diimbau memperbarui kontak pada tiket agar pihak maskapai bisa menghubungi bila terjadi perubahan jadwal.
Sementara itu, kantor berita Antara melaporkan bandara setempat di Bali masih aman dari paparan abu vulkanik Gunung Agung karena arah angin membawa abu bergerak ke arah timur-tenggara.
"Secara langsung belum terdampak abu vulkanik, dibuktikan dengan 'paper test', masih nihil," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Kuta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Hingga berita diturunkan, sudah ada 26 jadwal penerbangan yang dibatalkan. Sebagian besar di antaranya melayani rute internasional dari maskapai berbendera asing.
Sejumlah maskapai itu adalah Jetstar, Virgin Airlines, KLM, Air Asia Malaysia, Qantas Airways serta satu maskapai dari Belanda yakni KLM. Selain itu ada pula Cathay Airlines, Malindo Air dan Hong Kong Airlines.
Ia juga menyampaikan asap dan abu vulkanik kelabu tebal keluar dari kawah Gunung Agung.
Tak ada lonjakan frekuensi kegempaan. PVMBG masih terus mengevaluasi aktivitas vulkanis dan Status tetap Siaga (level 3).
(aal)