Gubernur Bali Minta Warga Tenang Hadapi Erupsi Gunung Agung
Christina Andhika Setyanti | CNN Indonesia
Senin, 27 Nov 2017 05:57 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menghadapi erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta masyarakat Bali tetap tenang. Dia juga meminta warga Bali untuk mengikuti prosedur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"Saya harapkan kepada semua warga masyarakat di Bali, khususnya warga Karangasem untuk tetap tenang dan waspada menghadapi terjadinya erupsi Gunung Agung," kata Mangku Pastika, Minggu (26/11) dikutip dari Antara.
Dia menambahkan bahwa meletusnya gunung api adalah peristiwa alam yang tak bisa dihindari, namun masyarakat harus tetap tanggap dan waspada. Masyarakat yang ada di zona kawasan rawan bencana (KRB) harus patuh terhadap larangan yang dikeluarkan pemerintah, termasuk mengungsi.
"Warga yang ada di zona KRB, terutama KRB III harus tetap di pengungsian untuk menghindari terjadinya korban jiwa letusan Gunung Agung," katanya.
Terkait situasi terkini Gunung Agung, dia mengatakan akan berkoordinasi dengan PVMG, Badan Geologi ESDM, dan instansi terkait lainnya.
"Saat ini memang status Gunung Agung masih level Siaga (III). Namun demikian seiring dengan kepulan asap yang semakin besar dan tinggi, saya akan segera melakukan evaluasi bersama instansi terkait." (chs)
"Saya harapkan kepada semua warga masyarakat di Bali, khususnya warga Karangasem untuk tetap tenang dan waspada menghadapi terjadinya erupsi Gunung Agung," kata Mangku Pastika, Minggu (26/11) dikutip dari Antara.
Dia menambahkan bahwa meletusnya gunung api adalah peristiwa alam yang tak bisa dihindari, namun masyarakat harus tetap tanggap dan waspada. Masyarakat yang ada di zona kawasan rawan bencana (KRB) harus patuh terhadap larangan yang dikeluarkan pemerintah, termasuk mengungsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait situasi terkini Gunung Agung, dia mengatakan akan berkoordinasi dengan PVMG, Badan Geologi ESDM, dan instansi terkait lainnya.
"Saat ini memang status Gunung Agung masih level Siaga (III). Namun demikian seiring dengan kepulan asap yang semakin besar dan tinggi, saya akan segera melakukan evaluasi bersama instansi terkait." (chs)