Ragam Pandangan Fraksi DPR soal Pencalonan Hadi Tjahjanto

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Selasa, 05/12/2017 01:51 WIB
Ragam Pandangan Fraksi DPR soal Pencalonan Hadi Tjahjanto Fraksi di DPR memberikan pandangan beragam mengenai keputusan Jokowi yang menunjuk Kepala Staf AU, Hadi Tjahjanto, sebagai calon tunggal panglima baru TNI. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah anggota fraksi di DPR menunjukkan sikap beragam dalam menanggapi keputusan Presiden Joko Widodo untuk menunjuk Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI yang baru.

Dari sepuluh fraksi yang ada, lima di antaranya mendukung keputusan Jokowi tersebut secara gamblang, salah satunya anggota Fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanudin.

Orang yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR itu menilai sudah saatnya panglima datang dari TNI Angkatan Udara karena selama ini posisi itu kerap diisi oleh tokoh Angkatan Darat.


"Ya kalau menurut ketentuan undang-undang di dalamnya bergilir, sudah terpenuhi," ucap Tubagus di gedung DPR, Jakarta, Senin (4/12).
Anggota fraksi Partai Golkar, Meutya Hafid, melontarkan pandangan serupa dengan mengatakan, "Bagus ya, ini memenuhi rasa kebersamaan dan keadilan di TNI, dari sisi matra angkatan udara."

Sementara itu, anggota fraksi Gerindra, Asri Hamzah Tanjung, juga tidak keberatan dengan keputusan ini dan mengaku tak cemas dengan anggapan bahwa kalangan Angkatan Udara sulit merangkul Angkatan Darat dan Laut. 

"TNI kita itu satu rumusnya, dasarnya sama. Kita punya doktrin yang sama, hanya beda matra saja," ucap Asril di gedung DPR, Jakarta, Senin (4/12).

Anggota fraksi partai Nasional Demokrat, Teuku Taufiqulhadi, juga mendukung keputusan ini karena menurutnya, latar belakang prajurit Angkatan Udara sangat sesuai dengan visi dan misi Pemerintahan Jokowi yang ingin membangun sektor maritim.
Menurut Teuku, sektor maritim senantiasa membutuhkan bantuan dan bersinergi dengan sektor udara. 

"Akan sangat membantu, menopang visi dan misi Pemerintahan Presiden Joko widodo di bidang maritim," ucap Taufiqulhadi kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Senin malam (4/12).

Tidak ketinggalan, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) turut mendukung pencalonan Hadi Tjahjanto sebagai pengganti Gatot Nurmantyo. Menurut Sekretaris Fraksi PPP, Muhammad Arwani Thomafi, Hadi memiliki kemampuan mumpuni untuk memimpin TNI.

"Fraksi PPP melihat tidak ada alasan untuk tidak menyetujui usulan Presiden ini," ujar Arwani kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (4/12) malam.

Ragam Pandangan Fraksi DPR soal Pencalonan Hadi TjahjantoLatar belakang Hadi Tjahjanto sebagai anggota Angkatan Udara dianggap sangat sesuai dengan visi dan misi Pemerintahan Jokowi yang ingin membangun sektor maritim. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Sementara itu, ada empat fraksi yang bersikap gamang atau tidak pasti, yaitu fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Demokrat. 

Ketua Fraksi PKB, Ida Fauziyah, mengatakan pihaknya menghormati keputusan Jokowi. Namun, bukan berarti fraksi PKB mendukung. 

"Selanjutnya kami akan ikuti proses selanjutnya, " ucap Ida kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (4/12) malam.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini hanya mengatakan bahwa pencalonan Hadi merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden.

"Kita akan uji fit and proper test di Komisi I, mudah-mudahan lancar," ucap Jazuli melalui pesan singkat Senin malam (4/12).
Senada, anggota fraksi PAN, Taufik Kurniawan, mengatakan bahwa dia menyerahkan keputusan kepada Komisi I yang akan melakukan uji kelayakan terhadap Hadi.

"DPR akan berikan koridor yang sama siapa calon yang didukung presiden," ucap Taufik di gedung DPR, Senin (4/12).

Anggota fraksi Demokrat, Roy Suryo, juga memberi jawaban yang tidak mutlak, layaknya fraksi PKB, PKS, dan PAN.

"Prinsipnya, kita mendukung kebijakan yang tepat dan mengoreksi yang kurang tepat. Jadi clear kan?" Ucap Roy melalui pesan singkat, Senin (4/12).

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, hingga berita ini dibuat, fraksi Hanura belum merespons pertanyaan CNNIndonesia.com terkait pengusulan Hadi sebagai calon Panglima TNI yang baru.

Pengusulan nama Hadi sebagai calon panglima baru TNI ini disampaikan Jokowi melalui surat yang diantar oleh Menteri Sekretariat Negara Pratikno dan diterima Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, pada Senin (4/12) pagi.

DPR kemudian bakal menggelar Sidang Paripurna untuk menindaklanjuti surat Jokowi tersebut pada Selasa (5/12). (has)