Keduanya kini berada dalam struktur kepengurusan Partai Golkar pimpinan Setya Novanto. Airlangga sebagai Ketua Koordinator bidang Perekonomian, sedangkan Titiek menjabat Wakil Ketua Dewan Pakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, semua kader memiliki kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri menjadi ketua umum. Dia menuturkan, setiap kader dapat mengajukan diri untuk mengikuti kontestasi pemilihan ketua umum lewat Munaslub.
"Partai Golkar sekarang mengutamakan hal-hal yang terkait dengan sesudah reformasi dan Partai Golkar menjadi rujukan partai untuk menjalankan proses demorkasi tersebut," katanya.
Airlangga menambahkan, dirinya siap maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar dalam kontes Munaslub mendatang.
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical menyebut ada enam nama calon ketua umum yang bakal bertarung di Munaslub untuk menggantikan Setnov.
Keenam calon itu adalah Airlangga, Aziz Syamsuddin, Idrus Marham, Priyo Budi Santoso, Wisnu Suwardhono, dan Titiek Soeharto.
"Yang datang sama saya, Airlangga, Pak Idrus, Aziz, Priyo Budi Santoso, Wisnu Suwardhono, dan kemudian kalau Mbak Titiek kebetulan ketemu dan kita bicara sedikit," kata Ical. "Dan itu ada enam paling tidak yang sudah menyatakan akan maju sebagai calon ketua umum," ujarnya.