Gempa Bumi Terasa hingga Pangandaran dan Bandung

Tiara Sutari, Christine Nababan, CNN Indonesia | Sabtu, 16/12/2017 00:56 WIB
Gempa Bumi Terasa hingga Pangandaran dan Bandung Gempa Bumi di Sukabumi juga dirasakan di sejumlah kota di pulau Jawa. (Ilustrasi/Thinkstock/Petrovich9)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gempa berkekuatan 4,5 pada skala Richter yang melanda daerah Sukabumi juga dirasakan di Pangandaran Bogor, Bandung, Jakarta dan Bekasi.

Warga Pangandaran meninggalkan rumah mereka setelah mendapat informasi ada peringatan siaga 1 tsunami.

"Saat ini saya dan anak lelaki saya sedang di pos Satpam karena ada peringatan siaga satu (tsunami). Tadi gempanya besar," kata Nurhayati, warga Pangandaran, ketika dihubungi cnnindonesia.com


Pada 17 Juli 2006 wilayan Pangandaran dilanda tsunami yang menyebabkan sekitar 600 orang tewas dan sembilan ribu lebih warga luka-luka.

Sejumlah warga di kota lain pun melaporkan merasakan guncangan cukup kuat selama sekitar lima menit akibat gempa bumi di Sukabumi ini.

"Terasa cukup kencang dan sekitar lima menit. Saya harus turun dari lantai 28," ujar Christine penghuni apartemen di bilangan Kuningan, Jakarta, kepada cnnindonesia.com, Kamis (16/12) dini hari.

Di Bogor, goncangan terasa cukup kuat dan cukup lama dan sejumlah warga awalnya tidak mengetahui penyebabnya adalah gempa.

"Saya awalnya berpikir kepala saya pusing, tetapi kok terus goyang. Akhirnya saya sadar ada gempa," kata Arni, warga Bogor kepada cnnindonesia.com

Sementara itu, Amalia Ahmad melaporkan terjadi goncangan cukup besar di Bandung. "Cukup kencang terasa," ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengatakan wilayah Sukabumi, Jawa Barat, dilanda gempat tektonik Jumat (15/12) sekitar pukul 23.00 WIB.

BMKG menyebut gempat berkekuatan 4,5 skala Richter ini mengguncang wilayah selatan Pulau Jawa.

Berdasarkan peta tingkat guncangan badan ini, dampak gempa bumi berupa guncangan dirasakan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. (yns/yns)