Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dua dari tiga kematian saat ini diakibatkan robohnya bangunan.
Korban pertama bernama Aminah, warga Pekalongan. Kedua adalah Dede Lutfi, warga Ciamis Jawa Barat. Keduanya meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa. Satu korban lainnya, Fatimah warga Bantul Jawa Tengah, meninggal dunia karena terjatuh saat panil melarilan diri.
Lihat juga:FOTO: Kerusakan Akibat Gempa Selatan Jawa |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk sementara, tercatat ada 228 rumah rusak berat, 152 rusak sedang, 97 rusak ringan, dan 473 rumah rusak dan belum diklasifikasi tingkat kerusakannya," ujar Sutopo.
Sampai Sabtu (16/12) siang, terjadi 19 gempa susulan. BNPB menyatakan ini alamiah karena tanah berusaha mencari keseimbangan sistem lempeng bumi. Gempa susulan tidak memiliki daya rusak karena keluatannya berada di bawah 5 SR.
[Gambas:Video CNN]
(stu)