Kordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I (Jawa-Sumatera) Golkar Nusron Wahid mengatakan, hal itu merupakan satu dari tiga opsi setelah Golkar memutuskan untuk mendukung kembali Dedi di Pilgub Jawa Barat, baik sebagai calon gubernur maupun wakil.
Opsi pertama, kata Nusron, berkoalisi dengan Partai Demokrat, yaitu dengan Deddy Mizwar. Dari opsi ini, posisi gubernur dan wakilnya sedang dirundingkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan opsi ketiga, Golkar bakal berkoalisi dengan PDIP. Untuk sosok figurnya sendiri masih dicari untuk menemani Dedi yang telah diusung Golkar.
Semua opsi atau skenario yang disiapkan tersebut, kata dia, masih berpeluang sebagai rekomendasi akhir dukungan di Jawa Barat.
"Dalam wakut yang sangat singkat dan tepat akan kita umumkan," ujar Nusron.
Dedi Mulyadi sebelumnya pernah diusung Golkar untuk Pilgub Jawa Barat 2018. Namun, itu urung dilakukan karena Golkar melirik Ridwan Kamil yang dipasangkan dengan Daniel Muttaqien.
Belakangan, Golkar mencabut dukungan untuk Ridwan. Alasannya, sampai batas waktu ditentukan Golkar, Ridwan tak juga menetapkan Daniel sebagai calon wakilnya. (osc/djm)