"SK Pak Dedi Mulyadi sudah kita berikan siang tadi untuk penugasan menjadi gubernur atau wakil gubernur dengan mencari pasangan calon masing-masing," kata Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I Partai Golkar Nusron Wahid di Kantor DPD Golkar Jabar, Bandung, Rabu (27/12).
Nusron menambahkan, partai beringin akan mencari partai politik untuk berkoalisi karena Golkar hanya memiliki 17 kursi di DPRD dari syarat 20 kursi untuk mencalonkan jagoannya di Pilgub.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Golkar mengusung Pak Dedi Mulyadi tentu kami menginginkan Pak Dedi Mulyadi karena konfigurasi suara kami lebih banyak daripada Demokrat dan kesiapan mental bertarungnya pun lebih besar," jelasnya.
Nusron mengatakan, hingga saat ini baru dua koalisi itu yang sedang intensif dilakukan Golkar.
"Kalau ditanya mana derajat komunikasinya sama. Kalau kita nelpon PDIP lima kali dengan Demokrat lima kali," ucapnya.
Terkait tenggat waktu pengumuman calon gubernur dan wakil gibernur, Nusron menerangkan, akan dilakukan sebelum 10 Januari 2017.
"Pokoknya tunggu saja sebelum jam 00 tanggal 10 Januari, pak Dedi akan berpasangan dengan dua koalisi tadi itu," katanya.
Lihat juga:PPP Optimis PKB Tetap Dukung Ridwan Kamil |