JK: Polsek Bontoala yang Dilempar Bom Dekat Rumah Saya

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Selasa, 02/01/2018 11:40 WIB
JK: Polsek Bontoala yang Dilempar Bom Dekat Rumah Saya Kediaman keluarga Wapres RI Jusuf Kalla yang berada di Jalan Haji Bau, Makassar berada sekitar empat kilometer dari Mapolsek Bontoala yang diserang molotov pada lepas malam pergantian tahun baru, Senin (1/1). (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengapresiasi keberhasilan polisi menjaga keamanan pada malam perayaan tahun baru 2018 meskipun ada insiden pelemparan molotov ke markas kepolisian sektor (mapolsek) Bontoala, Makassar.

"Semuanya aman, kecuali kemarin di kampung saya [Makassar], sedikit bom kecil," ujar JK di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (2/1).

"Hahaha itu dekat rumah saya," imbuhnya.


Kediaman keluarga JK yang berada di Jalan Haji Bau, Makassar berada sekitar empat kilometer dari Mapolsek Bontoala yang terletak di Jalan Sunu.

Jika berkendara motor, perjalanan dari mapolsek hingga ke rumah wapres JK menghabiskan waktu sekitar 15 menit.

Berdasarkan pemeriksaan polisi sejauh ini, pelemparan bom molotov ke markas kepolisian sektor (mapolsek) Bontoala, Makassar itu belum dikaitkan dengan kelompok teroris.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, polisi menemukan material berupa pipa dan baut di dalam benda diduga bom jenis molotov. Kedua material tersebut saat ini tengah dalam uji laboratorium forensik bersama material serbuk petasan yang juga ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

Setyo menambahkan, polisi juga akan mendalami motif pelaku melakukan pelemparan benda diduga bom ke Markas Polsek Bontoala.

"Mungkin terlalu jauh kalau kita mengaitkan dengan itu (terorisme), oleh sebab itu perlu pendalaman dulu," kata jenderal bintang dua itu.

Markas Polsek Bontoala dilempar bom molotov oleh dua orang tak dikenal pada Senin (1/1) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA dari arah jalan Sunu.

Dua orang anggota polsek Bontoala terluka akibat terkena serpihan ledakan. Keduanya lantas dilarikan ke RS Bhyangkara, Sulawesi Selatan. (kid/djm)