Kasus Sabu Jennifer Dunn, Polisi Belum Temukan Jaringan Artis

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Sabtu, 06/01/2018 15:05 WIB
Kasus Sabu Jennifer Dunn, Polisi Belum Temukan Jaringan Artis Artis Jeniffer Dunn, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/1). Polisi belum menemukan keterlibatan artis lainnya dalam kasus narkoba Jennifer. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Jean Calvin Simanjuntak menyebut, pihaknya baru mendeteksi Jennifer Dunn sebagai satu-satunya selebritis yang menjadi pelanggan narkoba jenis sabu dari tersangka berinisial FS.

"Untuk sampai dengan apakah ada jaringan artis (atau tidak), nah ini belum sampai ke sana (temuannya)," kata dia, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (1/6).

Dalam jaringan narkoba FS ini, lanjutnya, kepolisian baru mendeteksi keterlibatan pihak-pihak yang sudah ditangkap dan dijadikan sebagai tersangka. Jedun sendiri berperan sebagai konsumen dari FS.


"Sudah saya paparkan pemaparan pertama jaringan yang terhadap pemesan barang ini, atasnya K kemudian FS dibawahnya kemudian dia (FS) mendistribusikan kepada JD kepada DL dan kepada T," ujarnya menambahkan.

Berdasarkan pengakuan FS dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Calvin menjelaskan, pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan bahwa tersangka memiliki jaringan pengedar sabu di kalangan artis. FS hanya diketahui memulai bisnis sabu selama kurun satu tahun terakhir.

"Memang satu tahun belakangan ini (FS menjalankan bisnis narkoba). Hari ini kami dalami karena baru kemarin kami jemput (FS) dari rumah sakit itu (Jumat, 5/1) sore karena perawatan di kakinya," kata dia.

Dalam proses hukum kasus narkoba jaringan FS, kepolisian juga telah menangkap pria berinisial R alias T yang diduga turut mengonsumsi narkoba bersama Jedun, di Jakarta Selatan, Kamis (4/1). T diketahui merupakan seorang wiraswasta, bukan dari kalangan artis.

Kepolisian masih memburu dua orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam perkara kepemilikan narkotika Jennifer, yakni, K dan BL.

Calvin menyampaikan, K berperan sebagai pemasok atau bandar sabu yang menyuplai barang kepada FS yang kemudian dikonsumsi Jennifer. Sementara, BL merupakan salah satu konsumen yang membeli sabu dari FS.

(arh)