Pemerintah Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Soal Tes CPNS 2018

Wishnugroho Akbar, CNN Indonesia | Minggu, 14/01/2018 23:50 WIB
Pemerintah Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Soal Tes CPNS 2018 Ilustrasi seleksi CPNS. (CNNIndonesia/Elise Dwi Ratnasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak mudah percaya begitu saja soal informasi tentang kumpulan soal tes CPNS yang saat ini beredar di media sosial khususnya WhatsApp.

"Kami pastikan itu adalah khabar bohong atau hoaks. Untuk itu kami minta masyarakat lebih waspada dan tidak mempercayainya," kata Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian PANRB dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, akhir pekan ini. 

Herman pun memaparkan ciri-ciri informasi bohong tersebut. Kata dia, hoaks tersebut diawali dengan kutipan pernyataan dirinya, seolah-olah pada bulan Februari 2018 akan dibuka pendaftaran CPNS 2018.


Kemudian diinformasikan jumlah formasi yang akan dibuka dan rencana penempatannya.

"Pernyataan itu sama sekali tidak benar. Memang Pak Menpan sudah memberikan sinyal bahwa tahun 2018 ada rencana membuka kembali penerimaan CPNS, baik pusat maupun daerah. Namun untuk waktu dan jumlah formasinya belum ditetapkkan," ujar Herman.

Ia menduga, beredarnya kabar bohong tersebut dilatari motif penipuan atau penawaran jasa latihan soal CPNS.

"Untuk langkah antisipatif, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak Kepolisian," ujar Herman.

Saat ini Kementerian PANRB masih menunggu validasi usulan formasi dari instansi, termasuk dari Pemerintah Daerah. Validasi tersebut, diminta disampaikan secara online melalui aplikasi e-Formasi dan diharapkan sudah masuk semua akhir bulan Januari ini.

Selanjutnya, tutur Herman, Kementerian PANRB akan melakukan pembahasan setelah validasi usulan formasi tersebut masuk.

"Setelah validasi selesai, kami akan melakukan pembahasan yang mendalam dan komprehensif, termasuk melihat kapasitas fiskal. Adapun formasi yang diprioritaskan antara lain guru, tenaga kesehatan, serta formasi jabatan yang spesifik sesuai core business instansi dalam rangka membidik Nawacita," katanya.

Herman mengimbau warga masyarakat untuk lebih jeli dalam menerima dan mengakses informasi terkait CPNS. Dia menyarankan warga yang ingin mengetahui informasi seputar CPNS, agar mengakses portal Kementerian PANRB serta portal instansi pemerintah terkait dengan domain go.id.

"Jangan percaya informasi yang sumbernya tidak jelas," ucap Herman. (wis)