Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang DKI Jakarta Heru Suwondo, mengatakan pembukaan flyover Pancoran hari ini bukan uji coba namun langsung operasional. Hal ini dilakukan karena kepadatan di Simpang Pancoran sudah terlalu padat.
"Uji bebannya kami lakukan sambil jalan," kata Heru saat ditemui di Jalan Layang Pancoran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Flayover Pancoran mulai dioperasikan hari ini. Pengoperasian jalan layang ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan di kawasan tersebut hingga 50 persen. (CNN Indonesia/Dhio Faiz) |
"Hari ini dicoba dulu, kami lihat perilaku lalu lintas pengendaranya hari ini. Ya mudah-mudahan besok bisa kita coba semua lajur," ujar Heru.
Sejak dibuka pukul 06.17 WIB, jalan layang ini sudah boleh dijajal kendaraan roda dua dan roda empat. Namun, Kepala Subbidang Pembinaan dan Penegakkan Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budianto, bus Transjakarta belum diperbolehkan naik flyover.
"Satu minggu kami akan lakukan evaluasi, hasilnya akan kita gunakan sebagai referensi untuk mengambil langkah berikutnya dalam masalah pengaturan lantas di Simpang Pancoran," ujarnya.
Budianto berharap dengan beroperasinya jalan layang Pancoran, yang berlajur dua, kepadatan lalu lintas di Simpang Pancoran akan berkurang 50 persen.
Lihat juga:Flyover Pancoran Dioperasikan Mulai Pagi Ini |
Flayover Pancoran mulai dioperasikan hari ini. Pengoperasian jalan layang ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan di kawasan tersebut hingga 50 persen. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)