Anies mengatakan, Pemprov DKI berencana untuk secara bertahap berbicara dengan warga setempat terkait masalah pembebasan lahan Bidara Cina, tepatnya di dekat Jalan Otto Iskandardinata yang dilintasi Sungai Ciliwung.
Anies pun mengklaim warga Bidara Cina sudah setuju atas pembebasan lahan demi menuntaskan proyek sodetan Ciliwung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang dimaksud adalah mereka yang pernah mengajukan class action ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 2015 untuk meminta Majelis Hakim membatalkan sertifikat Nomor 227 yang menyebut lahan di RW 04 milik Pemprov DKI.
Anies pun mengaku baru rapat membahas kelanjutan proyek yang mulanya ditargetkan selesai tahun 2017 itu.
"Kami sepakat untuk melakukan pengukuran. Kami sepakat untuk melakukan appraisal, dari situ nanti akan diputuskan apakah masih terus proses legal atau sampai di sini," kata Anies.
Pagi tadi, Anies meninjau pengungsi korban banjir di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. Terdapat warga terdampak sebanyak 2.700 orang dengan total pengungsi 553 orang. Secara umum, lanjutnya, kebutuhan pengungsi adalah makanan, pakaian, dan fasilitas kesehatan dengan tenaga pelayanan medis yang mumpuni.
Anies mengatakan, wilayah tersebut sempat terendam setinggi tiga meter pada dua hari lalu. Saat ini, ketinggian muka air telah berkurang menjadi sekitar satu meter.
"Meskipun sekarang sudah menurun, tetapi belum tuntas. Tempat itu masih mungkin sekitar satu meter di ujungnya, tempatnya relatif rendah," kata Anies.