Dibantah Alexis, Anies Akan Tunjukan Bukti Pelanggaran

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Selasa, 13/02/2018 19:31 WIB
Dibantah Alexis, Anies Akan Tunjukan Bukti Pelanggaran Meski enggan merespon gamblang bantahan manajemen Alexis Group, Anies Baswedan mengaku memiliki bukti dan akan ditunjukkan ke publik. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih enggan secara gamblang merespon bantahan manajemen Alexis Group atas dugaan praktik asusila di salah satu unit usahanya, yakni 4Play Club & Bar Lounge.

Anies tetap berkukuh memiliki bukti pelanggaran tersebut. Ia pun berujar akan menunjukkannya kepada publik melalui media.

"Pelan-pelan. Nanti saya tunjukkan," katanya sambil berlalu di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/2).



Ia pun meminta publik sabar dan menanti langkah Pemprov DKI selanjutnya dalam memberantas tindakan asusila di ibu kota, khususnya kawasan hiburan.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut masih belum mau menduga-duga soal praktik asusila di 4Play.

Sandi mengatakan, saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI masih mengonfirmasi temuan hasil investigasi majalah berita mingguan Tempo tersebut.

"Menurut saya, jangan berspekulasi terlebih dahulu. Tunggu laporan lengkap dari Disparbud dan kita pastikan bahwa yang terjadi di lapangan itu sesuai dengan persepsi yang dibuat di masyarakat," kata Sandi.

Pria yang sebelumnya juga dikenal sebagai pengusaha itu menyatakan ingin lapangan kerja tetap terbuka di Jakarta. Namun, tempat hiburan malam yang rentan terjadi praktik narkoba dan prostitusi tetap harus ditutup.

"Mereka (pengusaha) sebenarnya ingin patuh dan keinginan mereka itu adalah berkomunikasi dan berdialog tanpa ada usaha membentur-benturkan pemerintah dan pengusaha," kata Sandi.


Senin (12/2) kemarin, manajemen Alexis Group angkat suara terkait beredarnya pemberitaan, tentang pernyataan Anies bahwa manajemen Alexis telah mengaku bersalah atas dugaan prostitusi di salah satu unit usahanya, yakni 4Play Club & Bar Lounge.

"Kami tidak pernah membuat pengakuan bersalah terkait adanya praktik prostitusi di tempat kami (4Play). Kami menyesalkan adanya video yang beredar dari rekan media tanpa adanya klarifikasi ke pihak kami terlebih dahulu mengingat tindakan dalam video yang beredar tersebut tidak sesuai dengan SOP (standar prosedur operasional) perusahaan kami," kata Lina melalui keterangan tertulisnya kepada CNNIndonesia.com. (kid)