Polah dan komentarnya kerap mengundang tawa dari para wartawan dan pimpinan partai yang hadir di acara tersebut. Tak terkecuali saat OSO berpidato di hadapan para ketua, elite partai, komisioner KPU.
OSO dalam pidatonya menyindir dua partai sekaligus, yakni Golkar dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang masing-masing mendapat nomor urut 4 dan 11.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anakku pejuang yang baru muncul, saya bangga sama kalian, tapi jangan ajari bebek berenang," sindir OSO, Minggu (18/2), disambut tawa tamu undangan.
"Terima kasih tadi Partai Golkar mengusung filosofi kami, 'Bangkit, Jaya, Menang'. Yah, jadi kalau bisa ya cari filosifi sendiri jangan ikut-ikutan," kata OSO pada kesempatan tersebut.
Pernyataan itu merespons pidato Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Sebelumnya, Airlangga memperkenalkan yel-yel baru: Bangkit, Jaya, Maju, dan Menang. Tiga dari empat yel itu diklaim OSO adalah filosofi Hanura sejak lama.
Hanura mendapat nomor urut 13 dari 14 partai nasional yang telah diresmikan KPU sebagai Peserta Pemilu 2019.
OSO juga sempat memicu tawa saat dirinya mengambil undian nomor urut partainya.
Dia lalu melakukan 'tos' dengan Sekjen Hanura Harry Lontung, dan mengumumkan kepada wartawan bahwa nomor urut partainya adalah nomor urut 13. (wis)