Syehan dan Chauri ditangkap bersamaan dengan Dhawiya dan kekasihnya, Muhammad pada Jumat (16/2) lalu karena penggunaan sabu.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan mengatakan keputusan untuk menahan atau merehabilitasi keempat tersangka tersebut akan diputuskan hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suwondo mengatakan fokus pertama hasil penyidikan adalah mengetahui peran masing-masing yang ditangkap.
Menurut Suwondo, rehabilitasi terhadap Syehan dan Chauri sebagai wujud rasa kemanusiaan karena tidak mungkin membiarkan orang sakit dan hamil berada di tahanan.
"Kemungkinan iya (direhabilitasi) karena perannya kan dari peristiwa itu apa. Dalam kasus pidana itu peran orang akan terlihat dan akan berpengaruh terhadap treatment kepada tiap-tiap orang," tuturnya.
Sementara itu, Suwondo memprediksi akan menahan Dhawiya dan Muhammad. "(Yang akan ditahan) Dhawiya dan M," ucapnya.
Suwondo mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan pengajuan rehabilitasi terhadap Ali, kakak Dhawiya. Awalnya, Ali turut diamankan oleh pihak kepolisian saat melakukan penangkapan terhadap Dhawiya.
Namun karena tidak memiliki barang bukti, Ali dilepaskan tetapi hasil tes urine menunjukkan jika dirinya positif narkotika.
"Dari lima, dia (Ali) tidak bagian dari ini tapi saat penangkapan dia ada dan dicek urin, positif. Dia akan dipertimbangkan untuk direhab. Kalau yang sakit (Syehan) akan direhabilitasi, kemarin sudah didiskusikan," ujar Suwondo. (pmg/asa)