Rute Kepulangan Rizieq Shihab Setibanya di Indonesia

Feri Agus, CNN Indonesia | Selasa, 20/02/2018 23:40 WIB
Rute Kepulangan Rizieq Shihab Setibanya di Indonesia Masjid Jami Baitul Amal, salah satu lokasi yang akan dikunjungi Rizieq saat kepulangannya (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dikabarkan bakal pulang ke Indonesia setelah menetap di Arab Saudi sejak 10 bulan lalu. Rizieq masih melakukan istikharah sebelum memutuskan kembali ke Tanah Air.

Juru Bicara FPI Slamet Maarif mengatakan dari komunikasi terakhirnya, Rizieq direncanakan bakal menggunakan maskapai Saudi Airlines. Pesawat tersebut dijadwalkan terbang sekitar pukul 19.20 waktu Arab Saudi atau pukul 23.25 WIB.

"Dijadwal penerbangan, pukul 23.25 waktu Indonesia Barat karena pukul 19.20 waktu Saudi Arabia. Jadi pukul 23.25 (WIB) itu penerbangan menuju Soekarno-Hatta," kata Slamet di Masjid Jami Baitul Amal, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (20/2).


Slamet menyebut sesuai dengan jadwal penerbangan, pesawat Saudi Airlines akan mendarat sekitar pukul 09.00 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Menurut dia, pihaknya sudah menyiapkan tim yang akan menjemput Rizieq.

Setelah dijemput dari bandara, Rizieq akan dibawa terlebih dahulu ke Masjid Jami Baitul Amal untuk menyampaikan sambutan kepada jamaah yang menunggunya. Namun, Rizieq tak akan lama berada di masjid untuk bertemu umat.

"Beliau akan langsung mengunjungi tempat ini akan menyambut umat di tempat ini," ujarnya.

Slamet melanjutkan usai menyapa umat, Rizieq bersama keluarga bakal langsung menuju pesantrennya di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Menurut dia, tak akan ada acara lain di Jakarta selain di Masjid Jami Baitul Amal.

"Nanti dari situ baru insyaallah beliau ke Megamendung. Langsung lewat tol. Kita sedang komunikasi dengan polisi," ujarnya.

Slamet mengklaim telah berkoordinasi dengan Mabes Polri maupun Polda Metro Jaya mengenai rencana penyambutan Rizieq besok, Rabu (21/2). Dia berharap kepolisian tak menghalangi pihaknya yang ingin menyambut langsung Rizieq di bandara.

"Kita inginkan semua damai tidak ada yang berlebihan. Tolong jangan halangi juga beliau untuk menyapa umatnya di sini (Masjid Jami Baitul Amal). Saya pastikan jika beliau tidak boleh ke sini, saya akan ajak umat untuk ke bandara," kata dia. (eks/eks)