"Menurut paham saya untuk Jokowi, Airlangga Hartarto itu sangat terbuka lebar, tentu saya sebagai kader sangat mendukung apabila ini bisa terealisasi atau menjadi kenyataan," kata Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Mahyudin saat dihubungi, Kamis (1/3).
Mahyudin menilai kader Golkar memiliki kecocokan jika bersanding dengan Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahan. Contohnya adalah Jusuf Kalla yang saat ini menduduki posisi Wakil Presiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pernyataan Pak JK yang sudah tidak berkeinginan lagi menjadi wakil Presiden saya kira Airlanga Hartanto pilihan terbaik mengantikan posisi JK," kata Mahyudin.
Lihat juga:AHY Undang Airlangga ke Rapimnas Demokrat |
Jika Airlangga mendampingi Jokowi, Mahyudin meyakini kader Golkar akan semakin solid di Pemilu 2019. Terpilihnya wakil dari Golkar kata dia bakal mendongkrak suara Jokowi.
Di sisi lain, Ketua Koordinator Bidang Kepartaian DPP Golkar Ibnu Munzir menilai saat ini partainya belum mau memikirkan pendamping Jokowi di 2019. Golkar kata dia menyerahkan kepada Jokowi terkait sosok calon yang akan dipilih di 2019.
"Paling penting bagi dia, bagaimana pendamping dia itu bisa meningkatkan eletabilitas dia bisa terpilih," kata Ibnu.
Senada, Ketua Koordinator Bidang Perekonomian Partai Golkar Aziz Syamsuddin menilai saat ini partainya tengah fokus mencapai target kemenangan di Pilkada serentak 2018.
"Kami belum membahas itu secara detail tetapi dalam waktu ke depan kita lihat. Kami konsentrasi dulu sekarang di proses Pilkada untuk mencapai target di angka 60 persen," kata Aziz di kawasan Senayan.