Mereka menuntut pembatalan relokasi pedagang ke lantai 5 pasar tersebut.
"Sempat mampir di pasar Klender, dialog dengan [Pedagang] Kaki Lima yang sudah kami tata dengan baik. Ada yang masih belum bisa menerima," ujar Sandi, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (2/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana kemudian mengawalnya sejak Jalan Pulombangkeng, Jaksel. Dari situ, rombongan menuju Jalan Jenderal Sudirman sembari memantau pembongkaran trotoar yang merupakan bagian persiapan Asian Games 2018.
Lihat juga:Mengangkat Pamor Pasar Tradisional |
"Sediakan lahan berjualan untuk kami!" bunyi salah satu spanduk yang dibawa oleh pengunjuk rasa.
Sandiaga mengakui relokasi tersebut didasarkan atas tuntutan warga setempat yang ingin mengembalikan fungsi jalan.
"Warga sendiri ingin menghirup udara segar, jalan itu dikembalikan, badan jalan itu dikembalikan fungsinya menjadi jalan," imbuh dia.
"Tadi ada dialog dengan Dirut PD Pasar Jaya," tandas Sandi. (arh/sur)