"Secara matematis mungkin walaupun tidak mudah karena syarat 20 persen (ambang batas pencalonan presiden). Waktu sekarang 5 tahun singkat. Jadi kemungkinan besar bisa dua (poros)," kata Zulkifli di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (9/3).
Menurut Zulkifli, pertemuan yang dilakukan petinggi PAN, PKB dan Demokrat kemarin, masih sebatas penjajakan awal dan silaturahmi untuk menanyakan sikap masing-masing partai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua MPR ini mengatakan sikap final PAN masih menunggu momentum. Belum ada keputusan untuk berada di poros pendukung Jokowi atau di poros Prabowo Subianto.
"Tentu pendapat Pak Amien kita masukan sebagai masukan penting," katanya.
Demokrat, PAN dan PKB menggelar pertemuan membahas rencana membentuk poros ketiga di Pilpres 2019. Pertemuan berlangsung di salah satu restoran di Mal Pacific Place, Jakarta, Kamis (8/9) sore.
Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno saat dikonfirmasi mengaku sejauh ini belum ada kesepakatan untuk membentuk poros ketiga dalam Pilpres tahun depan.
Namun ketiga partai tidak menutup kemungkinan berkoalisi untuk merealisasikan wacana tersebut.
Eddy mengatakan wacana memunculkan calon presiden alternatif, di luar Joko Widodo dan Prabowo Subianto, merupakan upaya mengakomodir pemilih yang menginginkan calon sosok pemimpin baru.