AHY Tekankan Perbaikan Ekonomi dalam Orasi Politik

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Minggu, 11/03/2018 20:27 WIB
AHY Tekankan Perbaikan Ekonomi dalam Orasi Politik AHY menyebut, setelah Pemilu 2019 Indonesia punya presiden dan wakil presiden yang bisa mengubah keadaan menjadi lebih baik atau lebih buruk. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati).
Jakarta, CNN Indonesia -- Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai ada lima sasaran yang mesti dilakukan untuk mewujudkan Indonesia lebih baik ke depannya. Hal itu akan dilakukan Demokrat jika berhasil memenangkan Pemilu 2019 mendatang.

Tiga dari lima sasaran yang dinyatakan AHY berasal dari bidang ekonomi. Sementara dua lainnya dari bidang sosial politik dan keamanan.

"Jika Pemilu 2019 ketika rakyat mempercayakan Demokrat berada dalam pemerintahan, maka Demokrat akan terlibat langsung untuk memastikan situasi dan kondisi Indonesia yang lebih baik," ujar AHY dalam orasi kebangsaannya pada Rapimnas Demokrat 2018 di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3).


AHY mengungkapkan, kelima sasaran itu harus dicapai oleh pemerintahan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik lagi. Pertama, lapangan pekerjaan tersedia lebih banyak lagi. Kedua, pendapatan dan daya beli masyarakat harus lebih tinggi.

Ketiga, kemiskinan makin berkurang. Keempat, hubungan antara negara dan rakyat dan kerukunan sosial yang lebih baik.
AHY Tekankan Perbaikan Ekonomi dalam Orasi PolitikAHY saat memberikan orasi politik dalam Rapimnas Partai Demokrat. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)

"Kelima keadilan, kebebasan, dan keamanan juga jauh lebih baik lagi," ujar AHY.

AHY mengatakan, tahun depan menjadi momen penting bagi Indonesia karena akan ada pemilihan langsung. Di mana pada 17 April itu Indonesia akan memilih pemimpin, yakni Presiden dan Wakil presiden.

Dari Pemilu 2019 itu, lanjut AHY, dapat dilihat selama lima tahun berikutnya apakah Indonesia sebagai negara dan bangsa menjadi lebih baik atau sebaliknya menjadi lebih buruk dari sebelumnya.

"Apakah Indonesia lebih baik, sama saja, atau menjadi lebih buruk? Harapannya tentu Indonesia lebih baik," kata AHY. (osc/sur)