Pengacara Made, Bambang Hartono, mengungkapkan tidak ada nama-nama yang disebutkan kliennya kepada Setnov.
"Kalau menurut klien saya pernyataan Setnov di muka pengadilan minggu lalu itu tidak benar. Itu sudah dibantu oleh yang bersangkutan," kata Bambang, di Gedung KPK Jakarta, Senin (26/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada. Pak Made tidak ada. Karena itu bulan Oktober tahun 2012 tidak pernah ke rumah Pak Novanto," katanya.
Pada sidang pekan lalu, Setnov menyebut nama-nama politikus PDI-Perjuangan yang diduga menerima aliran dana e-KTP. yakni, Puan Maharani, Pramono Anung. Masing-masing, mereka menerima SGD500 ribu.
Selain itu, Setnov juga menyebut nama politikus Golkar, Melchias Markus Mekeng, Olly Dondokambey, Chairuman Harahap, dan politikus PKS Tamsil Linrung, serta politikus PDIP Ganjar Pranowo sebnagai penerima aliran dana e-KTP. Setnov mengaku semua nama-nama ini ia dapat dari Made Oka.