Jokowi Persilakan Partai Politik Sodorkan Nama Cawapres

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 26/03/2018 16:30 WIB
Joko Widodo belum berencana memutuskan nama calon pendampingnya di Pilpres 2019. Dia meminta partai politik menyodorkan nama calon wakil presiden. Presiden Joko Widodo mempersilakan partai politik menyodorkan nama Cawapres. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo belum berencana memutuskan nama calon pendamping yang akan menjadi wakilnya di pemilihan presiden 2019 dalam waktu dekat. Jokowi mempersilakan partai politik mengajukan nama-nama calon wakil presiden untuk mendampinginya.

"Masih lama. Kalau ada yang membuat kriteria, partai-partai ya silakan atau menyodorkan nama ya silakan," ucap Jokowi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (26/3).

Hal ini disampaikan menyikapi sikap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) selaku pendukung Jokowi yang telah mempersiapkan daftar bakal cawapres bahkan nama jajaran menteri pemerintahan mendatang.


Beberapa nama yang diusulkan PSI diantaranya Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri Pertahanan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai Menteri Perumahan, dan Djarot Saiful Hidayat sebagai Menteri Dalam Negeri.
Jokowi menyatakan pembahasannya bersama tim internal dan partai pendukungnya masih akan dilakukan dalam waktu lama. Mereka bahkan disebut masih menggodok kriteria calon pendamping.

"Kami juga belum berkomunikasi dengan semua partai pendukung. Ini masih panjang. Jangan ditanyakan lagi. Masih lama," kata mantan Wali Kota Solo ini.
Kendati demikian, ia menyatakan setiap masukan siapapun termasuk partai pendukung pasti akan menjadi bahan pertimbangannya sebelum menentukan calon wakilnya.

"Namanya dinamika politik, kami dan masyarakat nanti bisa melihat siapa sosok yang paling pas," kata Jokowi.

Jokowi kemungkinan akan maju kembali dalam pertarungan perebutan kursi orang nomor satu di Indonesia. Mantan Wali Kota Surakarta itu telah mengantongi dukungan dari sejumlah partai, yakni PDIP, Golkar, Hanura, PPP, dan NasDem.

Sejumlah tokoh menyatakan siap jika ditunjuk menjadi wakil Jokowi, mulai dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar hingga Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Sementara itu, akhir pekan kemarin (24/3), Jokowi mengakui membahas calon wakil presiden bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sambil berolahraga pagi di Kebun Raya Bogor.
(ugo/sur)