"Dijadwalkan pertengahan April 2018, seharusnya Pratu Vicky Rumpaisum berangkat dari Papua ke Jakarta untuk persiapan misi perdamaian di Lebanon," kata Felix Rumpaisum, kakak almarhum di Sorong, Selasa (3/4), seperti dilansir dari Antara.
Felix juga menyebut di mata keluarga, Pratu Vicky adalah sosok pribadi yang sopan, baik hati dan sangat bertanggung jawab terhadap tugasnya sebagai abdi negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Almarhum disebut selalu menelepon ibunya untuk menanyakan kabar serta mengingatkan untuk makan, meski sedang sibuk melaksanakan tugas.
Almarhum bercerita kepada sang ibu bahwa namanya terdaftar sebagai pasukan khusus tentara Indonesia yang akan menjalankan tugas misi perdamaian di Lebanon.
Rencananya, dia akan berangkat dari Jayapura ke Jakarta untuk tugas tersebut pertengahan April 2018. Almarhum bahkan berjanji akan menengok ibunya di Kota Sorong sebelum pergi ke Jakarta, serta membiayai pembangunan rumah yang sedang berlangsung.
Rencana-rencana itu belum sempat terwujud. Pratu Vicky lebih dulu gugur pada 1 April setelah ditembak tentara OPM di Banti, Tembagapura.
Jenazah almarhum pada Selasa telah berada di rumah ayahnya, Ferdinand Rumpaisum dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sorong pada hari ini, Rabu (4/4).
Felix mengatakan di mata keluarga, Pratu Vicky adalah sosok pribadi yang sopan, baik hati dan sangat bertanggung jawab terhadap tugasnya sebagai abdi negara.