Yusril Klaim Haji Lulung Jadi Kader PBB

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Senin, 16/04/2018 20:52 WIB
Yusril Klaim Haji Lulung Jadi Kader PBB Yusril mengklaim Haji Lulung saat ini jadi kader Partai Bulan Bintang. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengklaim Abraham Lunggana atau Haji Lulung bakal menjadi kader partainya. Yusril menyebut hal itu sangat mungkin terjadi karena Lulung telah menyatakan niatnya untuk pindah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi kader PBB.

Diketahui, Lulung merupakan Ketua DPW PPP DKI Jakarta yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

"Salah satunya yakni Abraham Lunggana atau Haji Lulung," ucap Yusril melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (16/4).

Yusril menyambut baik rencana Lulung tersebut. Menurutnya, PBB membuka pintu kepada siapa saja yang ingin bergabung. Termasuk juga kader dari partai lain seperti PPP. Yusril mengatakan hal itu merupakan asupan energi baru bagi PBB dalam menghadapi Pemilu 2019 mendatang.


"Saya sudah sering mengatakan PBB terbuka bagi siapa saja. Banyak saudara-saudara kami dari PPP punya pandangan yang sama dengan PBB. Mereka memberikan support kepada PBB," katanya.

Selain itu, Yusril juga mengatakan ada sejumlah kader PPP yang telah resmi menjadi kader PBB. Dia adalah Mantan Anggota Komisi III DPR Fraksi PPP Ahmad Yani.

Ahmad Yani membenarkan hal tersebut. Yani pun mengklaim ada 30 pengurus dan elite PPP lainnya yang pindah ke PBB. Di antaranya adalah Wakil Ketua Umum PPP Tamam Achda dan Djoko Edhi Abdurrahman. Ada pula sebagian tokoh PPP kubu Djan Faridz yang ikut pindah ke PBB. 

Yani menyanggah dirinya dan tokoh PPP lainnya pindah ke PBB lantaran sakit hati dengan kepemimpinan PPP Romahurmuziy atau Romi. Alasan pindah partai, kata Yani, yakni karena PBB memiliki tujuan yang sama dengan PPP.

"Tadi kami katakan PBB ini rumah besarnya umat Islam. Kami juga bagian dari umat Islam merasa pas dan cocok," kata Ahmad Yani ketika dijumpai di Markas PBB, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, seperti dikutip siaran pers tersebut. (sur)