"Mengharapkan Pak Prabowo memberikan tiket itu ke orang lain rasanya mustahil," kata Amien saat ditemui di kediamannya, di Jakarta, Jumat (19/4).
Jadi, kecil kemungkinan Prabowo menjadi king maker? "Kecil," jawabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[Prabowo] sudah habis berapa RpX. Sunnatullah, Allah akan memberikan [hasil bagi] orang yang sudah berpayah-payah, tidak tiba-tiba nyelonong," ujarnya.
"Tinggal captive market dipertahankan lagi, ditambah yang kecewa-kecewa [kepada Jokowi] ini, mungkin [raihan suara Prabowo] bisa 50 sekian persen. Sudah cukup [untuk menang]," ujarnya.
Ketiga, lanjut Amien, tak mudah mengangkat elektabilitas tokoh baru ketika pemilu 2019 tinggal tersisa setahun lagi.
"Mengangkat nama baru itu enggak mudah. [Pilpres] tinggal setahun. [Kalau] Mr X jadi capres, bisa enggak ngalahin [elektabilitas] Pak Prabowo itu?" cetusnya.
Sebelumnya, politikus Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa mengatakan Prabowo berpeluang menjadi king maker dan menunjuk tokoh lain sebagai capres dari Gerindra. Beberapa nama di antaranya mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Ya, tokoh lain tergantung yang berkembang. Muncul hari ini Pak Gatot, ada Anies," kata Desmond di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (10/4).
Partai Gerindra kemudian resmi mengusung Prabowo sebagai capres pada pemilu 2019 dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hambalang, Bogor, Rabu (11/4). (arh/pmg)