Riza yakin pertemuan itu tidak membatalkan rencana koalisi Gerindra dan PKS di Pilpres 2019.
"Kami yakin dan optimis PKS akan berkoalisi dengan Gerindra. Jadi kami tidak punya kekhawatiran yang berlebihan," ujar Riza saat dihubungi, Jumat (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riza lantas mengklaim Gerindra dan PKS memiliki hubungan baik secara kepartaian, salah satunya karena sama-sama menjadi oposisi. Dari kesamaan posisi itu, dia mengklaim kedua partai memiliki pandangan yang sama dalam berpolitik.
Cawapres Prabowo Dibahas Bersama
Lebih lanjut, Riza menyampaikan hingga saat ini Gerindra masih terus berkomunikasi dengan PKS dan sejumlah partai lain membahas cawapres yang bakal mendampingi Prabowo.
Hingga saat ini, Riza menyebut ada 15 nama yang masuk dalam bursa cawapres bagi Prabowo.
"Untuk cawapres itu, kan, satu nama. Karena satu, kami harus ambil di antara 15 nama yang beredar selama ini. Untuk menentukan satu ini perlu terus membangun silaturahmi dengan semua partai," ujar Riza.
Ia khawatir Joko Widodo akan terpilih kembali sebagai presiden jika penentuan cawapres untuk Prabowo dipaksakan hanya untuk mengakomodir kepentingan mitra koalisi.
"Karena ingin menang, tentu masing-masing partai sepakat yang diusung adalah capres dan cawapres yang menang, yang terbaik yang ada," kata dia. (wis/sur)