Adalah para pendukung pasangan calon nomor urut dua, Sudirman Said-Ida Fauziah yang mengenakan kaos berwarna hitam bertuliskan #2018GantiGubernurJateng.
Salah seorang pendukung Sudirman-Ida, Nifa mengatakan alasan para pendukung mengenakan kaus tersebut karena merasa tidak puas dengan kepemimpinan Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah selama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, pendukung paslon nomor urut satu Ganjar Pranowo-Taj Yasin tidak menyiapkan hal khusus selain yel-yel dukungan kepada jagoan mereka.
Di Pilpres 2019, PKS adalah partai yang berperan mempopulerkan gerakan #2019GantiPresiden.
"Kalau itu untuk kampanye, ya tidak boleh. Secara etika tidak boleh," ucap Suhajar saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II, KPU, dan Bawaslu di Gedung DPR, Senin (9/4).
Sementara Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja menyatakan gerakan #2019GantiPresiden yang mewabah di sebagian masyarakat belakangan ini sebagai hal yang tidak dilarang.
"Yang tidak boleh, kan, kudeta dan gerakan bersenjata. Itu enggak boleh," katanya di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (10/4). (wis)