Sekjen PDIP Sebut #2019GantiPresiden Bukan Aspirasi Rakyat

SAH | CNN Indonesia
Rabu, 11 Apr 2018 00:30 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto hanya menganggap #2019GantiPresiden adalah manuver politik dari mereka yang tak bisa menyaingi Jokowi di Pilpres 2019. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto hanya menganggap #2019GantiPresiden adalah manuver politik dari mereka yang tak bisa menyaingi Jokowi di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut gerakan #2019GantiPresiden bukanlah aspirasi masyarakat, melainkan manuver politik.

Hasto menilai gerkaan tersebut muncul karena elektabilitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tinggi di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Survei Polcomm Institute menyebut elektabilitas Jokowi sebesar 49,08 persen. Di sisi lain, survei Populi Center pada bulan lalu menyebut elektabilitas Jokowi hingga 64,3 persen.

"Saya tidak melihat itu sebagai sebuah aspirasi. Saya melihatnya sebagai sebuah manuver politik karena elektabilitas Pak Jokowi yang tinggi," kata Hasto di DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jakarta, Selasa (10/4).


Hasto berpendapat gerakan tagar yang ramai di media sosial itu muncul dari pihak yang merasa tidak mampu menyaingi Jokowi.

"Kepemimpinan Pak Jokowi itu di tengah rakyat. Itu [#2019GantiPresiden] sebagai manuver politik karena mereka tidak bisa melakukan," lanjut Hasto.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan gerakan #2019GantiPresiden merupakan antitesis gerakan 'Dua Periode' Joko Widodo menjadi Presiden.


Gerakan yang digulirkan lewat media sosial ini diklaim legal dan konstitusional.

"Jadi gerakan #2019GantiPresiden merupakan antitesis dari gerakan yang sudah bergulir, yaitu 'Dua Periode' untuk Pak Jokowi," ujar Mardani dalam keterangan tertulis, Rabu (4/4).

Mardani menjelaskan gerakan #2019GantiPresiden merupakan bagian dari pendidikan politik bagi masyarakat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam memilih presiden yang terbaik. (end/end)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER