Amien Rais Dicap Nyinyir Soal Nawasengsara

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Jumat, 27/04/2018 14:41 WIB
Amien Rais Dicap Nyinyir Soal Nawasengsara NasDem kritik Amien Rais plesetkan Nawacita Jokowi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat (NasDem) Teuku Taufiqulhadi menilai pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang menyebut Nawacita menjadi Nawasengsara bukan merupakan bentuk kritik kepada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Harusnya, tidak ada harus diplesetkan seperti itu (nawacita jadi nawasengsara), itu bukan mengkritik, itu hanya seperti nyinyir. Yang mengatakan nawacita menjadi nawasengsara adalah nyinyir. Bukan mengkritik," kata Taufiqulhadi di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (27/4).


Menurutnya, bentuk kritikan kepada pemerintah harus lebih konkret kepada kebijakan, seperti pembangunan yang terlalu fokus pada bidang infrastruktur.


"Itu adalah kritik, tentu kita akan kaji, benar atau tidak. Nah tapi hasil kajiannya bahwa infrastruktur itu adalah baik," katanya.

Menurutnya, sebuah partai oposisi pemerintah harus melakukan kritik. Presiden Jokowi pun disebut tidak alergi terhadap kritik yang dilayangkan berbagai pihak.


Namun, sebagai partai pendukung pemerintah, NasDem bakal meluruskan kritik yang dialamatkan ke Jokowi. Menurutnya, pemerintahan Jokowi tidak ada kegagalan seperti yang disebut partai oposisi.

"Misalnya sekarang ini adalah tingkat kepuasan ada presiden tinggi sekali, dan yang kedua, semua harga terkendali, kemudian dalam kontek ekonomi kita juga, misalnya turbulensinya hampir tidak ada," kata dia.


Amien Rais sebelumnya menyatakan janji Nawacita Presiden Joko Widodo tidak ada yang terealisasi. Ia menyebut Nawacita Jokowi menjadi 'Nawasengsara'.

Kata Amien, sebab itulah PAN bakal mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) untuk mengalahkan Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Banyak sekali janjinya tidak ada yang terealisir. Nawacita jadi Nawasengsara ya," ujar Amien di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/4).

Amien mengungkapkan sejumlah kegagalan Jokowi. Menurutnya hal itu terlihat dari banyaknya tenaga kerja asing di Indonesia. Selain itu, Jokowi juga gagal mewujudkan janjinya membuat Dolar menjadi Rp10 ribu. (DAL)