Sandi menyatakan bahwa Zulhas mampu berlari di GBK selama 45 menit tanpa tersengal-sengal. Namun demikian, ia menyebut syarat khusus agar Zulhas bisa ikut Pilpres 2019.
"Kalau mau running [pada Pemilu] 2019, harus bisa running 19 kilometer," kelakar Sandi, yang juga menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan masih ada setahun lagi," ujar Sandi, diiringi gelak tawa keduanya.
"Tanda-tanda. Namanya sudah naik kuda gimana, itu tanda-tanda namanya," selorohnya.
Saat ditanya lebih lanjut bahwa pertemuan tersebut merupakan indikasi PAN merapat ke kubu Partai Gerindra dan lobi Zulhas menjadi cawapres bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, ia mengelak.
Zulhas menyebut agenda olahraga pagi dengan Sandi kali ini juga bertujuan untuk mengecek kesiapan venue Asian Games 2018.
Hanya saja, Zulhas, yang juga menjabat Ketua MPR ini, tidak membantah ada pembicaraan selain soal venue Asian Games dan dukungan terhadap aksi buruh hari ini.
"Lain-lain banyak lah, mau tahu saja, tunggu dong tanggal mainnya," ucap dia.
"Salah satunya pak Zulkifli yang diajukan namanya. Dan Pak Zulkifli punya track record yang baik," ujar Sandi saat ditemui di Ciledug, Jakarta Selatan, Rabu (18/4) malam. (arh)